Minggu, Desember 28, 2008

Uni Eropa Desak Israel Hentikan Serangan


PARIS, Suara Indonesia News — Uni Eropa (UE) langsung bereaksi terhadap serangan Israel ke wilayah yang diduga dikuasai kelompok Hamas. UE meminta serangan di wilayah Jalus Gaza itu dihentikan, termasuk blokade di wilayah tersebut.

Israel melancarkan serangan udara ke wilayah Jalur Gaza yang mereka curigai sebagai kantong kelompok Hamas. Serangan itu menimbulkan korban tewas hingga 200 jiwa lebih.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang sedang berada di Arab Saudi, mengecam serangan tersebut. Menurutnya, Israel tak punya alasan apa pun untuk melakukan serangan tersebut.

Dalam pernyataannya, Uni Eropa yang beranggotakan 27 negara mengecam serangan tersebut. UE juga mengecam penggunaan kekerasan dari kedua belah pihak.

"Tak ada penyelesaian militer di Gaza," demikian pernyataan UE yang mendesak agar segala bentuk kekerasan dari kedua belah pihak dihentikan.
UE juga mendesak agar Israel menghentikan blokade di wilayah Gaza. Selain itu, UE juga siap membantu Mesir untuk menjadi mediator kedua belah pihak yang berkonflik.

Israel telah melakukan blokade terhadap Jalur Gaza sejak Juni lalu. Ini justru menimbulkan ketegangan. Serangan warga Palestina maupun tentara Israel terjadi secara sporadis. Puncaknya, tentara Israel melakukan serangan udara, Sabtu (27/12).

Di Brussels, Komisioner Hubungan Luar Negeri Uni Eropa, Benita Ferrero-Waldner, menyatakan keprihatinannya atas serangan Israel. Sementara Kepala Urusan Keamanan UE, Javier Solana, mengatakan, Israel harus segera menghentikan blokade. UE juga akan terus melakukan monitoring terhadap perbatasan di Rafah.




Tidak ada komentar: