Rabu, Mei 14, 2008

Pemerintah Pakistan Terancam Bubar


Suara Indonesia News - Pemerintah koalisi Pakistan yang baru dilantik tujuh minggu lalu, kembali terancam akan bubar. Mantan perdana menteri Nawaz Sharif dari Liga Muslim menyatakan bahwa kesembilan menteri dari partainya akan mengundurkan diri Selasa ini, karena menentang pengangkatan kembali sekelompok hakim. Sharif menekankan bahwa partainya tetap aktif di parlemen. Keputusan ini diambil setelah perundingan dengan rekan partai koalisi PPP pimpinan perdana menteri Asi Ali Zardari berakhir di jalan buntu. Perundingan itu seharusnya mengatur persyaratan pengangkatan kembali 60 orang hakim. Para hakim, antara lain hakim agung Chaudry dikenakan tahanan rumah oleh Presiden Musharraf November lalu.

Tidak ada komentar: