Rabu, Mei 14, 2008
Libanon Tetap Bergolak
Suara Indonesia News - Selama enam hari terakhir pecah pertempuran di Libanon antara para pendukung pemerintah yang pro-Barat dan para pejuang Hizbullah. Sewaktu tembak menembak di ibukota Tripoli, satu orang diberitakan tewas. Dengan ini jumlah korban total meningkat menjadi 60 orang. Liga Arab memutuskan untuk mengirim delegasi ke Libanon untuk menjadi penengah krisis. Tetapi pemerintah Libanon yang dipimpin oleh kelompok Sunni menyatakan tidak mau berunding dengan Hizbullah selama kelompok ini tidak meletakkan senjata. Sementara itu Hizbullah telah menguasai sebagian besar wilayah Beirut-barat yang mayoritas penduduknya muslim. Perdana menteri Fuad Siniora menuduh Hizbullah mencoba mengambil-alih pemerintah negara tersebut. Libanon sudah enam bulan lamanya tidak punya presiden karena krisis politik di negara tersebut.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar