
Jakarta, Suara Indonesia News - Dalam pemenuhan kebutuhan Alutsista TNI AL berupa Kapal Selam yang ditawarkan Korsel, TNI sudah menyampaikan spesifikasi teknis kepada pemerintah untuk selanjutnya akan ditindak lanjuti oleh Dephan RI bersama instansi pemerintah terkait. Pemerintah dan TNI sudah merancang pengembangan kekuatan TNI AL yang disesuaikan dengan kemampuan negara.
Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen S.IP, usai mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso saat menerima Kasal Korea Selatan Admiral Jung OK-Keun di ruang tamu Panglima TNI, Jln. Merdeka Barat Jakarta Pusat, Rabu (14/5).
Dalam kunjungan tersebut Kasal Korsel menyampaikan sangat perlu untuk membangun kerja sama dan menempatkan Indonesia menjadi mitra strategis, karena Korsel memandang Indonesia sebagai negara tetangga yang penting dan strategis di kawasan Asia Pasifik khususnya, apalagi dalam perannya untuk pengamanan Selat Malaka yang secara langsung berdampak positif terhadap negara-negara Asia Timur termasuk Korsel.
Selain peran Indonesia yang menonjol dalam kerangka ASEAN, Indonesia telah memperlihatkan peran pentingnya dalam percaturan global. Oleh sebab itu Korsel merasa perlu membangun kerja sama untuk menempatkan Indonesia menjadi mitra strategis.
Secara khusus Korsel mengharapkan Indonesia pada umumnya dan TNI khususnya dapat mempertimbangkan pengembangan TNI AL, karena begitu luasnya perairan Indonesia dan staregisnya perairan tersebut bagi dunia Internasional.
Pada pertemuan tersebut Panglima TNI mengharapkan, kunjungannya dapat lebih mempererat hubungan Angkatan Laut atau Angkatan Bersenjata dan kerja sama bidang pertahanan kedua negara, lebih dari yang sudah terwujud saat ini. Disamping itu juga diharapkan kemajuan Korsel di bidang Industri Pertahanan untuk disesuaikan dengan kebutuhan kawasan agar menjadi pilihan bagi TNI AL yang akan terus dikembangkan pada masa depan.
Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen S.IP, usai mendampingi Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso saat menerima Kasal Korea Selatan Admiral Jung OK-Keun di ruang tamu Panglima TNI, Jln. Merdeka Barat Jakarta Pusat, Rabu (14/5).
Dalam kunjungan tersebut Kasal Korsel menyampaikan sangat perlu untuk membangun kerja sama dan menempatkan Indonesia menjadi mitra strategis, karena Korsel memandang Indonesia sebagai negara tetangga yang penting dan strategis di kawasan Asia Pasifik khususnya, apalagi dalam perannya untuk pengamanan Selat Malaka yang secara langsung berdampak positif terhadap negara-negara Asia Timur termasuk Korsel.
Selain peran Indonesia yang menonjol dalam kerangka ASEAN, Indonesia telah memperlihatkan peran pentingnya dalam percaturan global. Oleh sebab itu Korsel merasa perlu membangun kerja sama untuk menempatkan Indonesia menjadi mitra strategis.
Secara khusus Korsel mengharapkan Indonesia pada umumnya dan TNI khususnya dapat mempertimbangkan pengembangan TNI AL, karena begitu luasnya perairan Indonesia dan staregisnya perairan tersebut bagi dunia Internasional.
Pada pertemuan tersebut Panglima TNI mengharapkan, kunjungannya dapat lebih mempererat hubungan Angkatan Laut atau Angkatan Bersenjata dan kerja sama bidang pertahanan kedua negara, lebih dari yang sudah terwujud saat ini. Disamping itu juga diharapkan kemajuan Korsel di bidang Industri Pertahanan untuk disesuaikan dengan kebutuhan kawasan agar menjadi pilihan bagi TNI AL yang akan terus dikembangkan pada masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar