Rabu, April 09, 2008

Presiden persilakan kabinet berkompetisi hadapi Pemilu 2009

JAKARTA, Suara Indonesia News - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempersilahkan jajaran kabinetnya untuk berkompetisi menghadapi Pemilu 2009 asalkan tidak melupakan tugas utama yaitu melayani rakyat.

“Memang dibenarkan bagi kita untuk melakukan aktivitas politik,” ujarnya ketika memimpin sidang kabinet di Kantor Setneg, kemarin.
Sidang kabinet itu diikuti oleh seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu, para gubernur, dan sejumlah pimpinan BUMN.

Presiden memberikan kebebasan bagi aparatnya yang juga mempunyai kedudukan dalam parpol tertentu untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilu 2009.

Tetapi, sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Sby juga mengingatkan jajarannya agar melakukan kegiatan politik praktis secara proporsional.

Para pembantu Presiden yang menjalankan aktivitas politik praktis tersebut diminta untuk lebih dulu mengutamakan tugas negara.

Presiden mengingatkan agar dalam melakukan kegiatan menjelang 2009 jajaran yang dipimpinnya tetap memegang teguh etika dan tata krama berpolitik.

“Tetapi jangan terlalu gasik [tergesa-gesa] supaya dapat lebih berkonsentrasi menjalankan tugas negara, kecuali kalau sudah sama-sama jadi calon resmi ya memang harus berkompetisi,” ujarnya.

Sidang kabinet itu antara lain membahas upaya membangun ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga pangan, masalah ketersediaan energi, dampak resesi global terhadap perekonomian nasional, serta upaya memberantas kemiskinan.

Pada kesempatan itu Sby juga mengingatkan jajarannya untuk bekerja optimal dalam sisa pemerintahan yang tinggal satu setengah tahun lagi.

Diingatkannya bahwa dari sisi internal pemerintahan akan menghadapi persoalan akibat memanasnya suhu politik dalam negeri.

Di sisi lain, pemerintah juga menghadapi persoalan resesi ekonomi global, kenaikan harga minyak, serta krisis pangan.

Oleh karena itu, Sby meminta timnya ‘all out’ dalam menyelesaikan sisa masa kerja pemerintahan yang akan berakhir pada 2009.(Red)

Tidak ada komentar: