Rabu, April 09, 2008

Pemerintah akan gabung pilkada satu provinsi

MAKASSAR, Suara Indonesia News - Pemerintah akan upayakan gabung pilkada dalam satu provinsi guna menghemat biaya pemilu yang menguras keuangan daerah.

Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto seusai melantik Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang sebagai gubernur/wagub Sulsel di Makassar, hari ini.
Menurut Mendagri, pilkada yang terlalu kerap juga berpotensi meningkatkan kemungkinan kisruh seperti yang telah beberapa kali terulang di Tanah Air.

"Ke depan sudah disepakati (pilkada) yang dalam waktu 90 hari bersamaan bisa disatukan. Dengan demikian nanti pemilu tidak setiap saat, tapi mungkin satu tahun bisa empat kali saja. Jadi ini contoh bagaimana kita menyederhanakan pilkada," ujarnya.

Sejak pembukaan keran pilkada langsung pada tahun 1999, sampai saat ini telah dilakukan 350 kali pemilu di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, 179 di antaranya terpaksa menempuh jalur hukum karena sengketa hasil. (Red)

Tidak ada komentar: