Jumat, April 04, 2008

PRAMUKA KWARAN AJUNG TIDAK MELEMPEN LAKUKAN REVITALISASI


Agar pramuka sebagai kepanduan kepemudaan tidak ke hilangan warna
Jember, Suara Indonesia - Sebagai organisasi sosial dan kepemudaan pramuka di era sekarang tidak seutuhnya di lirik oleh elemen dan masyarakat khususnya para pemuda. Jauhnya Pramuka dari animo pemuda dan masyarakat juga disebabkan oleh kondisi riil Pramuka itu sendiri diantaranya adalah infrastruktur dan menejemen pramuka mulai dari pusat hingga daerah yang tidak pernah diperbaharui kemudian pemutahiran program yang belum dapat dilaksanakan secara optimal serta penyusunan program prinsip dasar ke pramukaan yang dilakukan tidak secara terus menerus selain itu pembinaan anggota dewan yang tidak berjalan dengan baik mulai dari pusat sampai ke daerah.
Dari faktor inilah yang menyebabkan pramuka sedikit banyak mengalami suatu kemunduran namun demikian di lapangan pramuka masih berjalan walaupun tidak maksimal. Akibatnya jumlah satuan organisasi pramuka itu sendiri yang efektif masih sangat terbatas, jumlah pembina dan anggota pramuka yang benar-benara aktif semakin menurun dari tahun ke tahun dan yang lebih ironsis kepramukaan sebagai pendidikan nilai mulai kehilangan warna kepanduan. Praktis kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitua saja oleh para pelaku sekaligus anggota organisasi sosias kepemudaan yang lebih di kenal pramuka untuk bangkit seperti di jaman keemasannya dulu.
Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Jember Drs Jumari MPd saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi revitalisas gerakan pramuka Kwaran Ajung mengatakan sudah saatnya para anggota pramuka di seluruh pangkalan/kwaran senantiasa untuk lebih memiliki komitment dan tekad kuat untuk memulihkan pramuka seperti sediakala yang menjadi organisasi kepemudaan yang banyak digandrungi. Oleh karenanya revitalisasi menejemen menjadi kunci penting bagia hidupnya pramuka secara mendasar baik dari sisi perbaikan menejemen maupun teknis operasional dilapangan. Mengingat pramuka sebagai kepanduan kepemudaan serta pendidikan akhlak dan budi pekerti luhur yang mengarahkan hidup hemat dan bersahaja seperti yang diharapkan oleh pemerintah didalam menjaga stabilisasi keamanan, pelayanan dan penguatan ekonomi kerakyatan yang kiranya mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak khususnya dari pramuka yang memiliki kepekaan sosial, tandasnya.
Revitalisasi itu sendiri bertujuan untuk dapatnya membuat praduk baru tentang konsep dan program yang inovatif dan modern yang syarat dengan kegiatan yang di lakukan oleh pramuka itu sendiri sehingga siaga, penggalang, penegak dan pembina sebagai titik sasaran mampu menyerap sekaligus melahirkan kegiatan–kegiatan yang selalu aktif dan dapat memberikan manfaat sebesrnya kepada para siswa. Dengan begitu revitalisasi di kwaran Ajugn harus dilakukan sehingga kegiatannya tidak melempen yang kiranya selalu sinergisi seperti yang diharapankan oleh program pramuka tingkat kabupaten hinga pusat.
Jumari menegaskan pramuka adalah organisasi yang hingga kini masih bertahan dengan mengedepan pendidikan budi pekerti, sosial kemasyarakatan dan pemuda. Walaupun modal utamanya pramuka adalah ikhlas dan semangat namun kegiatan yang dilaksanakan akhirnya akan dapta dirasakan manfaatnya oleh anak didik. “Mengingat penggalang ditingkat SD dan para pembinanya yang cukup banyak perlu kiranya kegiatan yang kontinya sehingga kegiatan pramuka kitu sendiri tidak kalah dengan kegiatan lainnya. Mengambil dana BOS dengan asas musyawarah sebagai operasional dan kegiatan pramuka yang ditandai dengan kwitansi atau bukti pengeluaran keuangan yang syah. Sehingga kegiatan pramuka akan mampu berjalan secara eksis dalam situasi dan kondisi apapun”, imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan Giatop Gerakan Pramuka Kwaran Ajung Dra Wiwik Murniaty MPd sesuai dengan filosifinya bahwa pramuka selalu di dasari oleh suci dalam pikiran, perkataan maupun perbuatan akan membentuk insan yang jujur dan bertaqwa. Dengan begitu anggota pramuka tidak asmuni dalam menyikapi berbagai persoalan. Lebih dari itu pramuka akan lebih mengedepankan asas musyawarah yang selalu menjunjung tinggi kebersamaan dan kejujuran. Praktis dalam situasi dan kandisi apapun anggota pramuka selalu bersahaja dan selalu diterima oleh berbagai kehidupan tengah-tengah sosial masyarakat. Tantangan ke depan pramuka sebagai organisasi sosial dan kepemudaan tidaklah enteng melainkan semakin berat. Oleh karenanya mengembalikan komiment dan dedikasi menjadi suatu target utama sehingga organisasi pramuka akan pandang seutuhnya oleh masyarakat dan akan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen yang tidak sekedar cermonial semata, pungkasnya (Bobby).

Tidak ada komentar: