Rabu, Mei 14, 2008

Wali Kota Bekasi Gratiskan Biaya Sekolah

Bekasi, Suara Indonesia News - Wali Kota Bekasi Mochtar Mohammad membawa angin segar bagi warga Kota Bekasi. Pasalnya, sesuai dengan program Pemkot Bekasi semua Sekolah Dasar Negeri (SDN) gratis serta pengobatan di Puskesmas tanpa biaya telah terbukti.
Selain itu, Mochtar juga telah memberikan perubahan terhadap sulitnya untuk menertibkan pedagang sayur di Jl Juanda, Bekasi Timur, yang telah bertahun tahun menjadi lokasi tersebut menjadi macet dan kumuh.
Namun menurut camat Bekasi Drs. H. Cecep Muntasar, Bupati kali ini telah mengintruksikan agar membersihkan para pedagang tersebut. ”Jika para pedagang membandel, kata Bupati yang ditirukan olah Cecep, agar dilakukan sidang di tempat.
Dalam kunjungannya di Aula Kelurahan Bekasi Jaya beberapa waktu lalu wali kota mengatakan, dengan dalih apapun Kepala Sekolah SDN tidak boleh mengutip uang dari siswa maupun orang tua siswa karena sudah dianggarkan sebanyak Rp 61 miliar.
Jika kedapatan, kata wali kota, maka Bawasda dan penegak hukum lainnya akan menyelidikinya. Artinya, biaya pendidikan harus diawasi dan Dinas Pendidikan masyarakat harus mesukseskan program tersebut.
Menurut Mochtar, tahun 2009 secara bertahap SDN, SMPN dan SMUN dibebaskan dari uang gedung. Untuk itu, kata dia, Dinas yang lain membantu Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
“Banyak hal yang terjadi karena kekurangan biaya sekolah lalu si anak lari ke narkoba. Selain itu, para anak nekat melawan orang tua, kalau SPP ditagih merasa malu, lalu jual diri supaya ada biaya sekolah. Masyarkat Bekasi yang 2 juta penduduknya harus menikmati gratisnya pendidikan ini,” kata walikota

Tidak ada komentar: